Sejarah

Papan Hitam 19 Maret 2004
Submitted by Haryo on Tue, 02/26/2008 - 15:51.Menikmati kehidupan tak jauh beda seperti halnya membaca sastra dan semua menu yang termasuk di dalamnya, salah satunya puisi. Puisi mengajak kita menari dengan logika juga asa dan bercumbu dengan setiap kata yang menafsirkan kebohongan, kejujuran, tangis, tawa, benci, cinta, permusuhan, dendam, damai dan gelora.

Recent comments
1 day 1 hour ago
1 day 5 hours ago
1 day 23 hours ago
2 days 6 hours ago
1 week 1 day ago
1 week 1 day ago
1 week 3 days ago
1 week 3 days ago
1 week 3 days ago
2 weeks 17 hours ago