Sastra Indonesia

zamroni allief billah's picture
Oleh kawan zamroni allief ..., Senin 06-09-10 21:09
0

Dewi Pepujaning Ati

Tumetesing embun wengi iki
ora kaya wingi uni
nalika tanganmu tak kanti
miyak petenging ratri
: memuji

ora krasa luh tumetes ing dadaku
nganti teles kebes ngrasakake
ringkihing ati raga lan jiwa amarga
rumangsa tansah kagoda gumebyaring donya

duh katresnanku lilanana
aku lunga ngupadi pepadhanging ati
tumungkul nyawiji mrih rahayu jati [Baca Selengkapnya]

Robin.Ganes's picture
Oleh kawan Robin.Ganes, Senin 06-09-10 14:06
0

Sunyi malam ini kembali meneteskan air mataku ..
Mencoba tuk meraih bayangan semu ..
Bayangan yg rasa'a dpt kugapai dg yakinku ..
Bayangan kurasa bgtu dekat d hadapanku ..
Bayangan yg kurasa bgtu dekat di hadapanku..
Bayangan yg pada'a berkeping harapan kutitipkan ..

Kosong tatapku terdiam mengenang masa lalu ..
Kuterpaku menahan gejolak rindu .. [Baca Selengkapnya]

Oleh kawan erick samani, Minggu 05-09-10 03:50
0

Tuhan...serak tenggorokan hati

Layangkan jeritan pada angkasaMu

Samudera mata air mata

Kering pada dangkalnya sanubari

Mengendap pada dangkalnya keterbatasan pikir

Tuhan...jangan pedulikan raga ini

Aku hanya segumpal daging bakal membusuk

Namun tengoklah kesucian pada jiwa

Meski setitik berkatilah itu sebagai yang berarti yang ku punya [Baca Selengkapnya]

Muhammad akid Aunulhaq's picture
Oleh kawan Muhammad akid A..., Minggu 05-09-10 00:41
0

disertai ombak dan detik jam dinding, saat itu sore agak temaram. aku dapati kuning di ujung barat dan setengah lingkaran di ujung timur.

sedikit gelisah kemudian memainkan beberapa kata

sore menunggu kedatanganmu

kedatangan yang menjadi kegelisahanku satu bulan ini

sore dan pantai waktu itu

menjadi saksi perjamuan kita yang pertama [Baca Selengkapnya]

wina candra's picture
Oleh kawan wina candra, Kamis 02-09-10 19:44
0

tengelam dalam jiwa hampa tak berujung
menyiksa rasa yang tak dapat lagi berkembang
menghamba pada pelik dunia fana
berhamburan pada titik kebosanan pikiran liar

menendang apa yang bisa ditendang
tanpa melihat lawan apa kawan
mengharap tahta kehidupan penuh gemerlap materialistis
dan meniggalkan kesan sepiritualis culturalis

bangga akan keggagahan monopoli kehidupan [Baca Selengkapnya]

Sindikasikan konten