Bit,...
kata bapak-ku dan para orang-orang tua ...
dulu bapakmu seorang pejuang besar...
bertempur di banyak palagan.
tegakkan sang sakha
Bit,...
dulu kata bapakmu dan teman-teman bapakmu...
rawe-rawe rantas, malang-malang putung...
begidik musuh mendengar
setiap ini terucap
Bit,...
sekarang sudah 65 tahun usiamu...
sulit aku bisa berjumpa denganmu [Baca Selengkapnya]
jangan kau beri harapan padaku.
meski harapan tu ada.
mungkin hny blum dpat tcpta.
sekali ini aku begitu jatuh oleh cntamu.
yg smestinya cnta tak membuatku jatuh.
namun melambungkan akal pkir ku...
cinta yang lain...?
aku tak mampu lg utk mencintai yg lain semanis dri mu.
krna aku tak akan menemukan manis anggur mu dari anggur yang lain. [Baca Selengkapnya]
Setitik demi se titik, kotoran itu menodai cahaya mu. kemilau cahaya mu, terlihat tak seindah dulu lagi. kegusaran, kegelisahan, kesedihan kini senantiasa menghiasi hari - hari mu..
kami tau kau sedang berduka, kami tau kau terluka. tapi, kami pun tau kau memliki cahaya yang mampu membuat jutaan makhluk yang terluka kembali suka. [Baca Selengkapnya]
GUBUK NURANI
Pejamkan matamu
Istirahatkanlah pikiranmu
Kunjungilah gubuk nuranimu
Tanyailah arti kehidupan
Ajaklah mengembara
Menjelajahi dunia maya
Niscaya engkau akan melihat yang tak pernah kau lihat
Mendengar yang tak pernah kau dengar
Merasakan yang tak pernah kau rasakan
Bersamanya engkau dapat mengenggam dunia
Meraih cita dan minum arak cinta
ibu..ternyata cintanya begitu sulit kueja..
kenapa?
asing rasanya memasuki pori lidahku tak mengenalinya, ibu..
tidak seperti pelukanmu waktu meninabobokanku..
dulu..
lengan lenganmu tidak kokoh tapi hangat..
jari jarimu juga tak pernah lentik tapi lembut..
oh, ibu.. cinta yang sekarang tidak sepertimu..
bahkan huruf hurufnya tak dapat kubaca.. [Baca Selengkapnya]


