Berbaikan

Aku beranjak dari rajukanmu
Karena sebah bertalu di kupingku
Dan pikiran diruyaki rombongan dedebu
Ini muak siapa pernah pinta?
Dulu mungkin masih salah satu
Tapi sekarang sudah dua-dua
Aku akan meninggalkanmu
Meski ketir masih tersisa
Serta yakin tergerus gelisah
Karena rasa memiliki ada antara kau dan aku
Kasur itu masih berbau tubuhmu
Meski sudah kukibasi kutepuki dibawah hujan matari
Kasur itu masih menjepitku yang rebah terkantuk-kantuk
Dengan jejak-jejak empat dengkul kita
Kini aku datang, sayang.
Datang mengetuk pintu kamarmu
Dengan titipan dari ibumu
Sebagai bekalku berdamai dengan cinta mabuk kepayang
Yogyakarta,
13 Januari 2008
|

Recent comments
3 days 6 hours ago
4 days 5 hours ago
6 days 15 hours ago
1 week 4 hours ago
2 weeks 9 hours ago
2 weeks 3 days ago
3 weeks 6 days ago
3 weeks 6 days ago
3 weeks 6 days ago
4 weeks 4 days ago