sampai detik menjawab

yudosunu's picture

sampai detik menjawab

selamat pagi bulanku, aku berangkat.
melawan musuh atau hanya kepada atasan aku patuh
tidak berada di ruang yang intim untuk bertanya,
setidaknya aku memberi sesuatu kepada negara.

janganlah kau tata meja itu di malam-malam kemudian,
jangan dulu kau aduk kopi di pagi-pagi berikut.

tolong ambilkan senapan,
dan peluru tajam kejam,
jangan pernah panggul di bahumu, kekasihku.
hanya membuat bahumu kesat sesat.

janganlah buka kelambumu di malam-malam kemudian,
jangan dulu....

ini aku siapkan sarapan untukmu,
hanya telur dan teh hangat,
maaf hanya ini karena tempatku di garis depan
bukan di belakang kawan.

jangan kau buang cincin di manismu
simpanlah di kotak di bawah ranjang kita.
pakailah lagi kalau tanah dari bootku mengotori beranda kita

boleh kau jual kalau hanya sematan bintang yang pulang
sedang biar yang di jariku aku pakai sampai detik menjawab.

yogyakarta, 2008

8.5
Members Opinions
9
semoga terjawab

aku ingin turut berada di garis depan.
hidupku selama ini tidak cukup perjuangan.
hidupku kurang layak untukmu.
tidak dapat berlaku apa.
tidak mampu membuatmu.
tidak sanggup membuatmu.

aku hanya ingin berada di garis depan
dan mati tertusuk bayonet
yang telah kau tusukkan sejak beberapa
minggu yang telah lewat.
akan membuatku merasa manusia.



8
satu rahim

Bulanku yang masih terbit di pagi hari
ini surat aku tulis sembari istirahat sedetik setelah korve
di dalam lubang rubah aku tetap meringkuk
menunggu mortir musuh diam sejenak

tak tahu harus apa selain diam membungkuk
kutulis surat ini dalam keadaan perang yang memabuk

hampir-hampir aku tak tahu apa yang sedang kujuang
nasibku lebih buruk dari musuh yang kuperang
mereka tahu kenapa tempur kenapa gugur
tapi aku, kawan-kawanku, taklah hendak mengacung sangkur

lebih indah melihatmu membuka kelambu
lebih nikmat menikmati kopi racikanmu

namun di sinilah kini aku
menunggu mortir musuh bisu sejenak
meski hanya untuk lagi berteriak

kupikir-pikir kutimbang-timang
ada sebuah dongeng yang membuat manusia lebih hidup dari batu
yaitu setidaknya aku sedang membela sesuatu
sesamar apapun itu

katakan, bulanku
bisakah kau mencoba menjawab selarik pertanyaanku
apa pendapatmu tentang medan ini
yang kematian satu orang adalah tragedi
sementara kematian sejuta hanya hitungan di daftar isi?

akh...tak usah kau pikir tak usah kau timbang-timang
perhatikan saja
jangan sampai kau sia-siakan upahku yang kau terima setahun ini
jangan belikan cincin baru, gincu baru, ataupun celak untuk matamu lugu
simpan saja untuk lanjut hidupmu
karena siapa tahu
detik itu menjawab
dan aku datang dalam laporan
gugurnya seorang laskar
yang belum pernah satupun peluru tajam dari bedilnya
menembus tubuh manusia yang tak semestinya diperanginya

semua perang adalah perang saudara
karena semua manusia satu juga rahimnya.


 

Highest Points

UserPoints
durgadurga1101
molen574
wahmuji421
mbik410
ginting339
sedik317
dalangpotehi293
sescoplo265
Dian Yunita177
titiknol177